Jakarta — Di tengah derasnya tuduhan miring terhadap TNI sebagai dalang kerusuhan, suara dukungan justru menguat dari kalangan serikat buruh. Pada Rabu, 10 September 2025, bertempat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Serikat Buruh Sejahtera Independen (SBSI) 1992 menegaskan komitmennya untuk membela TNI dari upaya provokasi dan penyebaran hoaks yang berpotensi merusak persatuan bangsa.

TNI Dihantam Narasi Negatif

Dalam penggalangan bersama, Ketua Umum SBSI 92 Sunarti dan Juru Bicara SBSI 92 Riko Silalahi menyoroti gencarnya propaganda kelompok tertentu yang berusaha menjatuhkan kredibilitas TNI di mata rakyat. Mereka menilai, berbagai tuduhan provokatif dan berita bohong yang mengaitkan TNI dengan kerusuhan hanyalah upaya sistematis untuk merusak kepercayaan masyarakat.

Sunarti menegaskan, TNI saat ini berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, TNI harus menjaga stabilitas keamanan negara, namun di sisi lain ruang geraknya dibatasi aturan hukum. “Masifnya pemberitaan negatif harus diimbangi dengan langkah nyata. Saya siap menyuarakan dalam panggung orasi agar masyarakat tidak mudah diadu domba dan tetap membela TNI sebagai garda terdepan bangsa,” ujarnya.

Seruan Dukungan dari Buruh

Senada, Riko Silalahi menilai tingkat kepercayaan publik terhadap TNI masih sangat tinggi. Namun, ia mengingatkan bahwa gempuran narasi bohong dari segelintir pihak bisa menggerus kepercayaan tersebut jika tidak segera ditangani. “Kami akan lantang menyuarakan pembelaan terhadap TNI. Dalam orasi urun rembuk, saya tegaskan bahwa TNI harus konsisten menjaga jati diri dan keamanan negara,” kata Riko.

Riko juga menekankan pentingnya sinergi TNI dan masyarakat dalam menangkal hoaks. Menurutnya, komunikasi yang baik akan mendorong publik lebih kritis dalam memverifikasi kebenaran informasi.

Aksi Urun Rembuk Nasional Jadi Panggung Dukungan

Dalam aksi Forum Urun Rembuk Nasional Serikat Pekerja dan Buruh, SBSI 92 tidak hanya menyuarakan orasi, tetapi juga membentangkan spanduk dukungan terhadap TNI. Aksi ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang hadir, sekaligus memperlihatkan bahwa dukungan buruh terhadap institusi pertahanan negara masih solid.

Kesimpulan Strategis

Penggalangan dukungan dari SBSI 92 membuktikan bahwa TNI tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Di saat upaya provokasi dan hoaks terus digencarkan, dukungan moral dari kelompok buruh menjadi benteng penting untuk menjaga keutuhan bangsa. Narasi ini sekaligus memperkuat pesan bahwa TNI tidak sendirian dalam menghadapi tantangan, karena rakyat siap berdiri di belakangnya.