
Sejumlah fasilitas publik di Jakarta dan daerah lain mulai dibenahi pasca kerusuhan dalam aksi demonstrasi beberapa hari lalu. Pemerintah mengalokasikan dana hingga ratusan miliar rupiah untuk memperbaiki kerusakan agar layanan publik dapat segera kembali beroperasi normal.
Perbaikan dilakukan secara cepat dengan melibatkan ratusan pekerja yang bekerja lembur hingga malam hari. Langkah ini diambil untuk memastikan akses transportasi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
Sebelumnya, kerusuhan yang terjadi menyebabkan sejumlah fasilitas vital rusak parah. Halte TransJakarta, fasilitas MRT Jakarta, hingga gerbang tol menjadi sasaran amukan massa, bahkan beberapa di antaranya dibakar. Di luar Jakarta, fasilitas pemerintahan daerah juga tidak luput dari dampak, termasuk pembakaran gedung DPRD di sejumlah wilayah.
Upaya pembenahan ini menjadi bagian dari pemulihan pasca-aksi yang diwarnai kekerasan. Pemerintah menegaskan bahwa selain memperbaiki kerusakan fisik, langkah hukum juga ditempuh untuk menindak pelaku perusakan. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat tetap dapat menikmati layanan publik dengan aman.
