Jakarta (kabarnetizenterkini.com) – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pihak terkait untuk segera menuntaskan pembangunan Tol Serang-Panimbang, agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat, khususnya bagi warga Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Banten.

Permintaan ini disampaikan saat Gibran meninjau langsung proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (6/3).

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten Wahyu S. Winurseto.

Tol Serang-Panimbang Sebagai Infrastruktur Strategis

Tol Serang-Panimbang merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Banten serta daerah sekitarnya.

Gibran menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur nasional, sehingga konektivitas antarwilayah bisa lebih optimal.

“Pembangunan tol ini harus dipercepat agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. Selain untuk mobilitas, tol ini juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor ekonomi, khususnya industri dan pariwisata,” kata Gibran.

Gubernur Banten: Warga Menunggu Tol Ini Beroperasi Penuh

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan harapannya agar proyek ini segera rampung dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Kami berharap tol ini bisa segera beroperasi penuh sampai Panimbang, karena ini sangat dinantikan oleh masyarakat Banten,” ujar Andra Soni.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti memperkirakan bahwa Tol Serang-Panimbang akan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

Meskipun sebagian ruas tol telah beroperasi, ia optimistis bahwa saat keseluruhannya telah berfungsi optimal, tol ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di Banten, terutama di sektor industri dan pariwisata.

Potensi Besar bagi Wisata dan Industri

Diana menyoroti bahwa tol ini akan menjadi akses utama menuju kawasan wisata Tanjung Lesung, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan serta mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ujung Kulon.

“Selain sebagai akses wisata ke Tanjung Lesung, tol ini juga bisa mendukung perkembangan KEK Ujung Kulon serta kawasan industri di sekitarnya,” jelas Diana.