Jakarta (kabarnetizenterkini.com) – Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kronologi penemuan dua mayat dalam toren air di sebuah rumah di Jalan Angke Barat RT 5/2, Angke, Tambora, Jakarta Barat. Korban adalah Tjong Sioe Lan (59) dan putrinya, Eka Seriawati (35).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, menyatakan bahwa kasus ini terungkap setelah anak korban, Ronny, melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya sejak Sabtu (1/3).

“Awalnya laporan dari masyarakat terkait adanya kehilangan. Saksi pelapor ini, yang merupakan anak dari korban, Ronny, melaporkan bahwa korban hilang sejak Sabtu (1/3),” ujar AKP Dimitri Mahendra, Senin (9/3).

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat di Toren Tambora

Berikut kronologi lengkap kasus berdasarkan informasi yang dihimpun:

1 Maret 2025 – Korban Terakhir Terlihat

  • Tjong Sioe Lan dan Eka Seriawati terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB.
  • Mereka sempat memberi tahu tetangga bahwa akan pulang ke Jawa, tanpa menyebutkan lokasi spesifik.

2 Maret 2025 – Keluarga Mulai Khawatir

  • Ronny, anak kedua Tjong Sioe Lan, mulai khawatir karena tidak bisa menghubungi ibu dan kakaknya.
  • Ia melaporkan kehilangan ini ke mantan Ketua RT, tetapi diminta menunggu sebelum melapor ke polisi.

3 Maret 2025 – Laporan Resmi ke Polisi

  • Karena tidak ada kabar, Ronny melaporkan kehilangan ibunya dan kakaknya ke Polsek Tambora.
  • Penghuni kontrakan lantai atas rumah korban juga mengeluhkan tidak bisa menghubungi Tjong Sioe Lan untuk menyalakan air seperti biasanya.

6 Maret 2025 – Bau Menyengat Tercium

  • Warga mulai mencium bau menyengat di sekitar rumah korban.
  • Ronny melaporkan bau tidak sedap ini ke polisi pada malam harinya.

7 Maret 2025 – Polisi Temukan Mayat dalam Toren

  • Polisi melakukan pencarian dan menemukan mayat Tjong Sioe Lan dan Eka Seriawati dalam toren air rumah mereka pada pukul 23.40 WIB.
  • Kondisi jenazah sudah membusuk, diduga telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
  • Lokasi penemuan bukan di toren atas, melainkan di penampungan air di lantai dasar rumah, yang menyerupai kolam renang kecil.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku, Masih dalam Pengejaran

Polisi memastikan bahwa kasus ini merupakan pembunuhan, dan identitas pelaku telah dikantongi. Namun, karena pelaku masih dalam pengejaran, polisi belum mengungkapkan namanya.

“Sedang dilakukan pengejaran oleh Tim Jatanras, Resmob, dan Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat. Nanti lebih lengkapnya akan disampaikan oleh pimpinan setelah pelaku tertangkap,” ujar AKP Dimitri Mahendra.

Fokus Polisi: Ungkap Motif dan Tangkap Pelaku

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan. Beberapa saksi yang mengetahui aktivitas terakhir korban juga telah diperiksa.

Kasus ini menjadi perhatian warga Tambora, mengingat lokasi kejadian berada di pemukiman padat. Korban dikenal sebagai warga yang aktif dalam kegiatan sosial, sehingga peristiwa ini menimbulkan keprihatinan luas.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini diimbau segera melapor ke pihak berwajib untuk membantu mempercepat proses penyelidikan dan penangkapan pelaku.