Semarang (kabarnetizenterkini.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan menyediakan pendidikan gratis, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat miskin.
Menurutnya, gagasan ini merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto untuk memuliakan keluarga miskin dan memberikan akses pendidikan yang lebih baik guna menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini adalah upaya Presiden Prabowo untuk memfasilitasi kebangkitan wong cilik menuju Indonesia Emas tahun 2045. Keberhasilan Indonesia di masa depan sangat bergantung pada kebangkitan masyarakat dari keluarga miskin,” ujar Saifullah Yusuf, dalam keterangannya di Semarang, Rabu (13/3).
Konsep Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis Berbasis Asrama
Menurut Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, Sekolah Rakyat merupakan sekolah gratis dengan sistem asrama (boarding school) yang mencakup jenjang:
✔ Sekolah Dasar (SD)
✔ Sekolah Menengah Pertama (SMP)
✔ Sekolah Menengah Atas (SMA)
Seluruh biaya akan ditanggung pemerintah, dengan kurikulum unggulan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masing-masing daerah.
“Gratis, semua dibiayai oleh pemerintah. Sekolah ini akan mengombinasikan kurikulum unggulan dengan kearifan lokal dan kondisi daerah masing-masing,” tambahnya.
Pendaftaran Berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Sekolah Rakyat akan memprioritaskan warga miskin ekstrem di sekitar lokasi sekolah. Penerimaan peserta didik akan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memetakan keluarga miskin yang berhak mendapatkan pendidikan di sekolah ini.
Beberapa persyaratan utama untuk bisa masuk Sekolah Rakyat meliputi:
🔹 Terdaftar dalam DTSEN pada Desil 1, yaitu kelompok masyarakat paling rentan dan miskin ekstrem.
🔹 Mengikuti seleksi lanjutan, setelah memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin atau miskin ekstrem.
“Syaratnya yang pertama harus masuk dalam DTSEN di Desil 1. Jadi, Desil 1 itu kelompok paling rentan, keluarga miskin atau miskin ekstrem. Setelah itu, baru ada tes lanjutan,” jelasnya.
Misi Sekolah Rakyat: Mengentaskan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat miskin ekstrem di Indonesia. Dengan sistem pendidikan gratis dan berbasis asrama, anak-anak dari keluarga kurang mampu akan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Pemerintah menargetkan bahwa dengan sistem ini, generasi mendatang dapat memiliki keterampilan dan kompetensi yang lebih baik, sehingga tidak terjebak dalam siklus kemiskinan antar-generasi.
