Kabar Netizen Terkini – Kabupaten Tangerang, 18 Mei 2025 Ratusan warga yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Banten menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Banten Melawan” di Tugu Cangkir, Kronjo, Kabupaten Tangerang. Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang dianggap merugikan masyarakat lokal.

Tuntutan dan Maklumat Rakyat

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan dua tuntutan utama:

  1. Menolak kriminalisasi terhadap warga yang terdampak proyek PIK 2.
  2. Mendesak pembatalan seluruh proyek PIK 2 di wilayah Banten.

Selain itu, massa aksi juga menyampaikan tujuh maklumat rakyat, di antaranya:

  • Proyek PIK 2 dianggap menipu rakyat karena menjual isu Proyek Strategis Nasional (PSN), padahal hanya sebagian kecil dari wilayah proyek yang benar-benar termasuk dalam daftar PSN.
  • Menuntut pengembalian tanah rakyat seperti semula, termasuk membersihkan tanah urukan yang merusak sawah dan tambak.
  • Menghentikan seluruh proyek PIK 2 dan mengaudit secara menyeluruh proyek tersebut.
  • Memproses hukum semua pihak yang terlibat dalam perampasan tanah rakyat.

Dukungan Tokoh Nasional

Aksi ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain:

  • Kolonel (Purn) Sugeng Waras (FPPI)
  • Said Didu
  • Roy Suryo Notodiprojo (mantan politisi)
  • Abraham Samad (mantan Ketua KPK)
  • Gufroni (LBH AP PP Muhammadiyah)
  • Tubagus Imam Ibrahim (Kesultanan Banten)
  • Ahmad Khozinudin (Koordinator TA-MOR-PTR)
  • Menuk Wulandari (Ketua ARM)
  • Kholid Miqtar (tokoh nelayan)
  • Muhammad Rizqi Ramadhan dan Antonisalim (mahasiswa Muhammadiyah Tangerang)

Mereka menyampaikan orasi dan mendukung penuh perjuangan warga Banten dalam mempertahankan hak atas tanah mereka.

Penolakan Terhadap Intimidasi

Koalisi Rakyat Banten juga mengutuk keras segala bentuk intimidasi, pemaksaan, dan perampasan tanah yang dilakukan untuk kepentingan proyek PIK 2. Mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan pembangunan dan mencabut izin proyek tersebut, serta mengusut tuntas pelanggaran hukum dan HAM yang terjadi selama proyek berlangsung.

Aksi “Banten Melawan” ini menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap proyek yang dianggap merugikan dan mengancam hak-hak warga lokal. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait mendengarkan aspirasi rakyat dan mengambil tindakan tegas untuk menghentikan proyek PIK 2 di wilayah Banten.