JOMBANG – Kepolisian tengah menyelidiki insiden pengeroyokan terhadap seorang remaja di Desa/Kecamatan Perak, Jombang, yang diduga melibatkan kelompok pendekar.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengusut kasus ini.

“Kami sudah memantau perkembangan kasus ini dan masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya di Jombang, Minggu.

Selain itu, aparat kepolisian juga mengantongi rekaman video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari bahan penyelidikan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasilnya karena masih dalam proses pendalaman.

Sementara itu, seorang warga bernama Nada Fahril Imami menyebutkan bahwa insiden pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu siang. Peristiwa bermula ketika tiga remaja baru saja membeli bahan bakar di SPBU Perak, Jombang.

Saat hendak keluar dari area SPBU, mereka berpapasan dengan sekelompok pemuda yang diduga bagian dari kelompok pendekar. Tanpa alasan yang jelas, kelompok yang berjumlah puluhan orang tersebut langsung menyerang ketiga remaja tersebut.

Petugas SPBU yang melihat kejadian itu sempat berusaha melerai, namun karena jumlahnya tidak sebanding, aksi pengeroyokan tetap berlangsung.

“Saya melihat ada sekelompok pemuda mengenakan pakaian serba hitam, sebagian naik motor, sebagian lagi menggunakan mobil. Mereka datang dari arah Kertosono menuju Jombang. Saat berada di SPBU, tiga remaja yang baru selesai mengisi BBM tiba-tiba diserang saat hendak keluar,” tutur Nada.