JAKARTA – kabarnetizenterkini.com | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan pada Jumat (19/4/2025). Mulai dari hujan ringan, hujan sedang, hingga potensi petir dan cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di berbagai daerah.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh prakirawan cuaca BMKG, Andika Hapsari, melalui kanal YouTube BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar di Sumatera, seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, hingga Tanjung Pinang.

Sementara di Pulau Jawa, kota-kota besar seperti Serang, Jakarta, Semarang, dan Surabaya juga diprediksi akan diguyur hujan ringan. Untuk wilayah Bandung dan Yogyakarta, intensitas hujan diperkirakan akan lebih tinggi, yakni hujan sedang.

“Bergeser ke timur, wilayah Bali dan Nusa Tenggara seperti Denpasar, Mataram, dan Kupang juga akan mengalami hujan ringan. Begitu pula wilayah Kalimantan seperti Banjarmasin dan Samarinda,” jelas Andika.

Namun BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem. Hujan disertai petir berpeluang terjadi di Pangkal Pinang dan Bandar Lampung, serta beberapa kota di Kalimantan seperti Pontianak, Palangkaraya, dan Tanjung Selor.

Kondisi serupa juga akan terjadi di sebagian wilayah Sulawesi, termasuk Mamuju, Makassar, dan Kendari. Di kawasan timur Indonesia, Jayawijaya di Papua Pegunungan juga berpotensi diguyur hujan disertai petir.

Selain hujan, BMKG juga memantau kondisi non-curah hujan. Beberapa wilayah akan diselimuti kabut atau asap seperti Padang dan Palu. Sedangkan cuaca berawan tebal berpeluang terjadi di Gorontalo dan Manokwari.

Wilayah Indonesia Timur lainnya seperti Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, dan Merauke diperkirakan akan mengalami hujan ringan. Di Nabire, intensitas hujan diprediksi meningkat menjadi hujan sedang sepanjang hari.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah-wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

“Untuk pantauan cuaca yang lebih spesifik dan real-time, masyarakat bisa mengakses Info BMKG melalui aplikasi resmi maupun situs dan kanal media sosial kami,” ujar Andika.

BMKG juga menekankan pentingnya terus memantau perkembangan cuaca, mengingat dinamika atmosfer dapat berubah cepat dan berdampak pada aktivitas harian masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pertanian, transportasi, hingga pariwisata.