JAKARTA – kabarnetizenterkini.com | Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina menggelar aksi solidaritas di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Minggu (20/4/2025). Mereka menyuarakan penolakan keras terhadap segala bentuk relokasi paksa warga Palestina dari Jalur Gaza, yang dinilai sebagai bentuk pembersihan etnis terselubung.
Aksi damai yang dipenuhi atribut Palestina itu berlangsung tertib sejak pagi hingga siang hari. Para demonstran membawa poster-poster bertuliskan “Save Gaza”, “Stop Ethnic Cleansing”, hingga “America Stop Backing Genocide”. Mereka juga mengibarkan bendera Palestina dan menyerukan boikot produk-produk perusahaan yang dianggap mendukung agresi Israel.
“Kami hadir di sini untuk menyampaikan suara rakyat Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan, termasuk relokasi paksa oleh Zionis Israel yang didukung kekuatan global,” ujar salah satu orator dari atas mobil komando.
Para pengunjuk rasa mengecam kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang dinilai bias dan terus mendukung serangan militer Israel ke Gaza. Dalam orasinya, mereka juga menuntut pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap diplomatik yang lebih tegas terhadap Washington.
“Aksi ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan. Relokasi paksa warga Gaza bukan solusi, tapi kejahatan kemanusiaan. AS harus bertanggung jawab,” ujar perwakilan Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina, Ahmad Fauzan.
Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian menjaga ketat area sekitar Kedubes AS. Tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban umum, dan demonstrasi berakhir damai setelah pembacaan pernyataan sikap serta doa bersama untuk rakyat Palestina.
Aksi bela Palestina ini menjadi bagian dari gelombang solidaritas global terhadap krisis kemanusiaan di Gaza, yang hingga kini terus menelan korban sipil. Aliansi menyatakan akan terus mengawal isu Palestina melalui edukasi publik, kampanye digital, dan aksi lanjutan hingga kemerdekaan Palestina benar-benar terwujud.
