Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran.
“Pendidikan adalah investasi terbesar bagi masa depan bangsa. Memberikan akses pendidikan terbaik bagi seluruh anak Indonesia, termasuk perempuan, sangat penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya di Jakarta, Senin (18/2).
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencapai target pembangunan jangka panjang Indonesia.
“Sebagaimana yang tercantum dalam Astacita Presiden Prabowo, pendidikan menjadi salah satu pilar utama. Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi perempuan,” tambahnya.
Dody juga mengungkapkan bahwa Kementerian PU terus melakukan renovasi dan rehabilitasi berbagai fasilitas pendidikan di berbagai daerah.
“Kami berupaya memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar lebih layak dan mendukung pemberdayaan perempuan, sehingga mereka bisa lebih berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” jelasnya.
Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan Kampus Terpadu Madrasah Mu’alimat Muhammadiyah Yogyakarta. Kampus ini dirancang menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kepemimpinan bagi lebih dari 2.000 santri perempuan.
Dody menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Dukungan Kementerian PU diharapkan dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur pendidikan yang lebih baik, terutama dalam mendukung kemajuan perempuan di Indonesia,” ungkapnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dapat terus berlanjut demi menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa.
“Langkah ini adalah bentuk komitmen nyata untuk membangun generasi yang lebih baik, terutama bagi perempuan Indonesia,” pungkasnya.
